mau iklan,klik

Rabu, 17 Agustus 2011

clitoric

Klitoris Klitoris Posisi klitoris dan selubung klitoris (clitoral hood) di alat kelamin wanita Klitoris adalah organ seksual wanita yang ditemukan di ujung
sebelah atas antara kedua
labia minora (bibir vagina
dalam). Bentuk Klitoris terdiri dari satu
daerah bulat atau kepala,
disebut kelenjar, dan
bagian yang lebih panjang,
disebut batang, yang
memiliki bentuk-bentuk cekungan mirip dengan
yang dipunyai penis.
Jaringan dari bibir bagian
dalam biasanya menutupi
batang klitoris, yang
membentuk tudung atau kulit khatan untuk
melindunginya. Satu-
satunya bagian dari klitoris
yang dapat dilihat
langsung adalah
kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil
berkilat. Ukuran dan
bentuknya berbeda-beda
pada setiap wanita. Klitoris
dapat dilihat dengan
mendorong kulit selubung klitoris ke belakang. Ada
banyak sekali ujung saraf dalam klitoris dan di
daerah sekitarnya. Fungsi Banyaknya ujung saraf
dalam klitoris
menyebabkannya menjadi
sangat sensitif terhadap
sentuhan atau tekanan
langsung atau tidak langsung. Hal ini mirip
dengan penis pada pria.
Rangsangan pada daerah
klitoris dapat menjadi
nikmat, bahkan
memberikan pemiliknya kenikmatan seksual
merupakan satu-satunya
fungsi organ ini yang
diketahui, dan klitoris
adalah satu-satunya organ
manusia yang memiliki pemberi kenikmatan
sebagai fungsi utama.
Klitoris tidak ada
hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing. Proses terangsang
secara klitoris Saat seorang wanita
menjadi terangsang secara
seksual, kelenjar dan
batang klitoris terisi darah
dan ukurannya membesar.
Kelenjar ini dapat menggandakan ukuran
diameternya. Tidak ada
bukti bahwa klitoris yang
lebih besar berarti lebih
tinggi rangsangan seksual.
Saat rangsangan erotik berlanjut dan orgasme
datang, klitoris menjadi
kurang terlihat karena
tertutup oleh jaringan
penutup klitoris yang
membesar. Pembesaran ini dirancang untuk
melindungi klitoris dari
kontak langsung, yang,
bagi beberapa wanita,
dapat mengganggu
daripada mengenakkan. Klitoris akan keluar lagi
saat rangsangan
dihentikan. Setelah orgasme klitoris
kembali ke ukuran semula
dalam waktu sepuluh
menit karena orgasme
menyebabkan
pembubaran darah yang terkumpul. Bila seorang
wanita tidak mengalami
orgasme, darah yang telah
mengalir ke dalam klitoris
akibat rangsangan seksual
dapat tetap berada disana, menyebabkan klitoris
tetap membesar untuk
beberapa jam. Banyak
wanita yang merasakan
hal ini tidak nyaman. Klitoris seorang wanita
dapat dirangsang melalui
sentuhan langsung atau
tidak langsung. Saat
bersetubuh penis tidak
menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan,
menggerakkan labia
minora, dan gerakan bibir
yang menyentuh klitoris ini
yang biasanya
menyebabkan orgasme. Kontak langsung dengan
klitoris dengan
menyentuhkan dengan
jari, alat penggetar, atau
lidah dapat menyebabkan
rasa tidak nyaman bagi banyak wanita. Bagi
wanita ini, elusan atau
jilatan biasa pada daerah di
sekitar klitoris dirasakan
lebih nikmat. Wanita
lainnya menikmati stimulasi langsung. Ada banyak
sekali variasi sensitifitas
pada klitoris, dan setiap
wanita akan menemukan
mana yang dirasakan
terbaik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar